Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar

 

Jika rukun Islam ada lima, maka rukun iman yang harus diketahui umat Islam ada enam. Salah satunya adalah beriman kepada qada dan qadar, yaitu beriman kepada ketentuan yang telah ditetapkan Allah SWT. Dengan mengimani adanya qada dan qadar, seseorang dapat dikatakan sebagai muslim yang baik.

Bagi umat Islam, qada dan qadar merupakan istilah yang perlu dipahami karena termasuk dalam rukun iman. Pada dasarnya, qada adalah hukum, peraturan, dan ketentuan yang asalnya dari Allah, sedangkan qadar adalah ketentuan Allah yang biasa disebut manusia sebagai takdir.

Dengan kata lain, istilah qada dan qadar digunakan untuk menyebut segala sesuatu yang terjadi atas kehendak Allah, yaitu segala sesuatu yang terjadi di atas muka bumi ini. Keduanya perlu diimani agar seorang muslim dapat memperoleh hikmah. Hikmah beriman kepada qada dan qadar antara lain sebagai berikut:

  1. Termasuk golongan orang yang beriman

Hikmah beriman kepada qada dan qadar yang pertama adalah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beriman.

Ini karena mengimani qada dan qadar termasuk salah satu dari keenam rukum iman yang dijelaskan Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Muslim, termasuk beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, dan hari kiamat.

  1. Sabar

Beriman kepada qada dan qadar juga membuat seseorang menjadi lebih sabar. Ini dapat terjadi karena mengimani qada dan qadar berarti memahami bahwa apa pun yang terjadi merupakan ketetapan Allah SWT.

Allah mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya sehingga seorang muslim yang mengimani qada dan qadar dapat menerima apa pun ketetapan Allah sekalipun dirinya ditimpa musibah.

  1. Lebih banyak bersyukur

Selain dapat meningkatkan kesabaran, beriman kepada qada dan qadar juga membuat seseorang menjadi lebih banyak bersyukur. Dia tahu ada kebaikan yang dapat dipetik dari setiap ketetapan Allah SWT, bahkan musibah sekalipun.

Orang yang memahami hal ini akan memandang segala sesuatunya dari sisi yang positif sehingga dia akan tetap bersyukur meski sedang ditimpa masalah.

  1. Terhindari dari sifat sombong

Orang yang beriman pada qada dan qadar akan memahami bahwa Allah SWT-lah yang memiliki kendali penuh atas kehidupan setiap makhluk. Dia juga akan mengerti bahwa dirinya tidak bisa bersikap sombong karena Allah-lah yang menentukan jalan hidupnya.

  1. Selalu berharap kepada Allah SWT

Beriman kepada qada dan qadar berarti memahami bahwa Allah-lah yang menentukan kehidupan setiap makhluk. Oleh karena itulah orang yang beriman kepada qada dan qadar akan selalu berharap kepada Allah, termasuk berharap agar diberi kekuatan saat ditimpa musibah.

  1. Lebih tawakkal

Manusia boleh berusaha, tetapi hasil akhirnya tetap Allah yang menentukan. Oleh karena itulah manusia diharuskan untuk bersikap tawakkal atau pasrah setelah berusaha. Sikap tawakkal ini hanya dapat diterapkan apabila seseorang benar-benar mengerti bahwa Allah yang mengendalikan setiap kehidupan.

  1. Memiliki jiwa yang tenang

Hikmah lain beriman kepada qada dan qadar adalah memiliki jiwa yang tenang karena mampu menerima bahwa ketentuan Allah itu mutlak. Akibatnya, seserong yang beriman kepada qada dan qadar pun akan memiliki jiwa yang tenang dalam situasi apa pun.

Mengimani qada dan qadar sangat penting sehingga harus ditanamkan melalui pendidikan agama islam. Selain qada dan qadar, pendidikan agama islam juga dapat diberikan untuk menanamkan mental Islami yang kuat kepada anak, remaja, maupun dewasa.